GEMAERA.ID, Palopo – Kurangnya kegiatan sering disebut sebagai salah satu pemicu konflik di kalangan pemuda. Namun, Sendana Cup 1 se-Luwu Raya hadir sebagai jawaban dengan membuka ruang kompetisi yang sehat sekaligus mempererat kebersamaan.
Turnamen sepak bola mini ini dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei mendatang di Lapangan Kecamatan Sendana. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik temu bagi pemuda dari berbagai daerah di Luwu Raya untuk berpartisipasi dalam ajang yang positif dan kompetitif.
Ketua panitia, Arzad, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ini berangkat dari keresahan terhadap minimnya ruang aktivitas positif bagi pemuda di daerah. Menurutnya, tanpa wadah yang jelas, potensi besar anak muda kerap tidak tersalurkan dengan baik.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang benar-benar memberi ruang bagi pemuda untuk menyalurkan energi mereka secara positif. Sepak bola jadi pilihan karena dekat dengan keseharian anak muda,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya sebagai ajang pertandingan, tetapi memiliki tujuan sosial yang lebih luas dalam membangun kebersamaan. Dengan mempertemukan pemuda dari berbagai wilayah, diharapkan tercipta interaksi yang sehat dan saling mengenal.
“Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita membangun kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar pemuda,” katanya.
Lebih lanjut, Arzad menyebut bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mengurangi potensi konflik yang kerap muncul akibat kurangnya ruang interaksi positif di kalangan pemuda. Menurutnya, olahraga bisa menjadi jembatan yang efektif untuk menyatukan perbedaan.
“Kalau pemuda sering dipertemukan dalam kegiatan positif seperti ini, potensi gesekan bisa diminimalisir karena mereka saling mengenal,” jelasnya.
Ia pun berharap Sendana Cup 1 se-Luwu Raya mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk PSSI dan Pemerintah Kota Palopo. Menurutnya, kolaborasi dengan stakeholder sangat penting agar kegiatan seperti ini bisa berkembang lebih besar dan berkelanjutan.
“Kami tentu berharap ada dukungan dari PSSI dan Pemkot Palopo, supaya turnamen ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat lebih luas bagi pemuda,” tutupnya.




