GEMAERA.ID, Luwu – Wakil Bupati (Wabup) Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu bersama anggota DPRD Dapil 5 dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meninjau langsung proses pengaspalan jalan poros Bolong–Lamasi di perbatasan Desa Padang Kalua dan Wiwitan, Kecamatan Lamasi, Minggu (3/5/2026).

Dalam peninjauan itu, Dhevy menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu faktor belum dilakukannya pengerjaan secara menyeluruh pada ruas jalan tersebut.

“Yang ini membuat kami agak susah mengakomodasi keseluruhan. Tapi secara administrasi kami sudah melakukan pengajuan ke kementerian melalui aplikasi. Insya Allah Lamasi Timur, Salupao, dan To Lemo sementara kita masukkan usulan, mudah-mudahan segera terealisasi,” ujar Dhevy.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tetap mengupayakan agar kondisi jalan dapat segera dimanfaatkan masyarakat melalui pemeliharaan yang dilakukan saat ini.

“Memang ini lebih banyak pemeliharaan, bukan konstruksi keseluruhan karena keterbatasan APBD. Mudah-mudahan dengan pemeliharaan ini tidak asal-asalan dikerja. Insya Allah kita akan melakukan pemeliharaan terbaik untuk jalan ini. Setelah pemeliharaan ini selesai, mudah-mudahan sudah bisa dinikmati dulu oleh masyarakat dan bermanfaat,” lanjutnya.

Dhevy juga menegaskan bahwa rencana perbaikan jalan tersebut telah disusun sebelumnya sebagai bagian dari program pemerintah daerah.

“Kami sudah rencanakan jauh sebelum itu muncul di media sosial,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Luwu, Ichsan Asaad, menyampaikan, pengerjaan jalan dilakukan melalui pemeliharaan rutin dengan panjang sekitar 550 meter dan anggaran kurang lebih sekitar Rp1,1 miliar.

“Kami kerjakan melalui pemeliharaan swakelola. Untuk bagian yang belum tertangani, akan kami usulkan kembali melalui bantuan keuangan provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Lamasi dan sekitarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Luwu dari Dapil 5, Yan Samma, menyebut pengerjaan jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara eksekutif dan legislatif.

“Tentu ini menjadi kolaborasi aktif antara eksekutif dan legislatif, sehingga kerinduan kita bersama tentang pengaspalan ruas jalan Bolong–Lamasi bisa dikerjakan. Sekalipun memang jauh dari ekspektasi, tapi kami yakin pemerintah tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujar Yan.

Ia juga menyinggung keterbatasan anggaran daerah yang membuat pengerjaan dilakukan secara bertahap.

“Karena APBD kita terbatas, seperti yang disampaikan Pak Wakil tadi. Insya Allah kita dorong terus ke pemerintah pusat, harapan kita pengerjaan jalan ini bisa memberi manfaat dan mendorong perekonomian warga khususnya Lamasi, Lamasi Timur, dan Walenrang,” lanjutnya.

Pemerintah desa setempat turut menyampaikan apresiasi atas perbaikan jalan yang dinilai menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan DPRD Luwu dapil 5, yang telah merespons aspirasi masyarakat. Ini sangat mendukung peningkatan ekonomi warga,” ujar Kepala Desa Wiwitan, Sriyanto.

Pemerintah Kabupaten Luwu berharap perbaikan jalan poros Bolong–Lamasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Lamasi dan sekitarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Luwu dari Dapil 5, Yan Samma, Mashacin, Mozes Tandiseru, dan Irvan, serta Camat Lamasi Awaluddin Sychbutuh dan Kepala Desa Wiwitan Sriyanto.