GEMAERA.ID, Walmas – Kericuhan antar kelompok pemuda pecah di depan Alfamart, Desa Wiwitan Timur, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2026) malam.
Dua kelompok yang terlibat masing-masing berasal dari Desa Padang Kalua dan Salujambu. Bentrokan dipicu persoalan sepele yang berawal dari percakapan dengan seorang perempuan.
Kapolsek Lamasi, Kawaru, mengatakan pihaknya bergerak cepat mengamankan kedua belah pihak.
“Semalam kami sudah kumpulkan semua, baik dari Padang Kalua maupun Salujambu. Korban satu orang dari Padang Kalua yang sempat dikeroyok sementara berobat jalan,” kata Kawaru, saat dikonfirmasi GemaEra.id, Selasa (21/4).
Ia menjelaskan, peristiwa bermula saat seorang pemuda dari Padang Kalua chatan dengan seorang perempuan dan bertemu di area persawahan. Kemudian diketahui oleh sepupu perempuan tersebut yang kemudian menegur.
“Masalahnya sepele, awalnya anak Padang Kalua chat dengan cewek ketemu daerah persawahan. Kemudian sepupunya liat dan ditegur lah dia dan akhirnya dia pulang,” ujarnya.
Situasi kemudian berkembang setelah pihak sepupu perempuan dari Salujambu meminta nomor kontak pemuda Padang Kalua tersebut hingga berlanjut komunikasi melalui via WhatsApp.
” Setelah itu berkembang karena saling komunikasi lanjutan, Kedua pihak kemudian saling menghubungi dan memanggil rekan masing-masing” tambahnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pembinaan terhadap para pihak yang terlibat, yang sebagian besar merupakan pelajar.
“Kami upayakan mediasi, dan libatkan pemerintah setempat dan orang tua,” tutupnya.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi dan menahan diri, terlebih persoalan yang terjadi dipicu hal sepele yang seharusnya bisa diselesaikan secara baik-baik. (*)




